Posted in Pengujian Perangkat Lunak

Perbedaan White Box Testing dan Black Box Testing

Hallo, selamat siang

Siang ini kita akan membahas salah satu proses yang ada dalam SDLC (Software Development Life Cyle) yaitu tahapan Testing (Pengujian).
Pengujian (Testing) adalah proses memeriksa program untuk menemukan kesalahan (error) sebelum diberikan kepada pengguna.

Ada dua macam Testing yang dikenal yaitu White Box Testing dan Black Box Testing. Berikut perbedaan keduanya.

White Box Testing
Dalam White Box Testing, kita membuat test-case dengan melihat Source Code untuk mencari kesalahan pada program. White Box Testing dilakukan oleh Software Engginer, karena dalam prosesnya membutuhkan pengetahuan tentang programming dan implementasinya.

Black Box Testing
Dalam Black Box Testing, Software Tester tidak memiliki akses Source Code atau mengetahui implementasi dari program tersebut untuk mengetahui kesalahan pada program dan juga tidak diharuskan memiliki pengetahuan tentang programing dan implementasinya. Ketika melakukan Black Box Testing, tester akan berinteraksi dengan User Interface yang menyediakan input dan memeriksa outputnya, juga menguji performa program serta fungsi-fungsi yang tidak bekerja dengan benar.

Author:

Give your best

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s